Laman

Minggu, 09 Juli 2017

Mengenal & Memahami Prase



By Nurti Ningsih
Mengenal & Memahami Prase
Prase (phrase) berbeda dengan kata (word). Justru word menjadi pembentuk phrase itu. Kita akan belajar memahami apa itu phrase,jenis-jenis phrase dan bagaimana phrase menjadi bagian dalam menyusun sebuah kalimat.
  A.    Pengertian Phrase
Sebuah phrase dapat terdiri dari 2 buah kata, misalnya: a student, English book, high level, dsb  - dan, 3 buah kata atau lebih, misalnya:
  • A cute baby (3 buah kata)
    Masing-masing pembentuknya adalah: Article (a), Adjective (cute) dan Noun (baby)
  • a very cute baby (4 buah kata)
    Masing-masing pembentuknya adalah: Article (a), Adverb of Quality (very), Adjective (cute) dan Noun (baby)
Contoh lain sebuah phrase dimana ada 2 buah kata yang salah satu pembentuknya yaitu: Verb (Kata kerja):
  •  Wait for (2 buah kata)
    Masing-masing unsur pembentuknya yaitu: Verb (wait) dan Preposition (for). Dalam hal ini, preposition /for/ berkedudukan sebagai Adverb bagi verb /wait/.
Menurut Kamus Oxford Dictionary di web officialnya mendefinisikan Phrase sebagai:
"A phrase is a small group of words that forms a meaningful unit within a clause."
bila diterjemahkan yaitu:

"Sebuah kelompok kecil kata-kata yang membentuk satu kesatuan makna dalam sebuah klausa".

Disini penting dipahami bahwa, Oxford Dictionary telah mengatakan mengenai fungsi pembentukkan klausa (clause) atas sebuah phrase. Klausa yang dimaksud adalah Kalimat. Jadi, bukan klausa dalam arti gabungan 2 buah kalimat atau lebih (misalnya: compound sentence, complex sentence dan compound-complex sentence yang umumnya dipelajari). Untuk lebih jelas bagaimana Oxford Dictionary juga mendefinisikan klausa, silahkan baca disini: http://www.oxforddictionaries.com/words/clauses.

"A phrase is a small group of words that forms a meaningful unit within a clause."

Lebih rinci lagi, situs English-Grammar-Revolution mendefinisikan phrase sebagai berikut: "Phrases are groups of words, without both a subject and a verb, functioning as a single part of speech."Bila kita terjemahkan:
"Phrase adalah kelompok kata-kata, tanpa subject dan verb - berfungsi sebagai bagian utama dalam konteks berbicara".
Disini penting digaris bawahi dimana phrase tidak terdiri dari sebuah subject dan sebuah verb.
Bila kita membaca dan memahami definisi diatas, maka dapat kita tarik kesimpulan dari definisi/pengertian phrase sesungguhnya seperti dibawah ini:
Phrase adalah gabungan 2 buah kata atau lebih - dan, masing-masing kata tersebut tidak berkedudukan sebagai Subject atau Verb - yang memiliki arti tertentu sehingga dapat dipahami oleh mayoritas orang. Dengan melihat definisi diatas maka, phrase:
  1. Gabungan 2 buah kata atau lebih
  2. Tidak berkedudukan sebagai Subject dan Verb
  3. Memiliki arti tertentu, dan
  4. Dapat dipahami oleh mayoritas orang (publik)
   B.     Jenis-jenis Phrases
Phrase memiliki aneka macam yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri dan bagaimana kedudukan dan fungsinya dalam pembentukkan sebuah kalimat. Berikut ini adalah jenis-jenis phrase secara baku yang ada dalam bahasan Grammar Bahasa Inggris:-
  1. Noun Phrases
    Contoh:
    The English teacher was late yesterday.
    (English Teacher adalah Noun Phrase)
  2. Adjective Phrases
    Contoh:
    It's a very interesting picture.
    (Very interesting adalah Adjective Phrase)
  3. Adverbial Phrases
    Contoh:
    He walks so slowly.
    (So slowly adalah Adverbial Phrase)
  4. Prepositional Phrases
    Contoh:
    I saw a cat under the tree.
    (Under the tree adalah Prepositional Phrase)

Secara umum, kita juga menemukan beberapa gabungan kata-kata lainnya yang membentuk phrase seperti: How long, how many, what time (disebut Question Word Phrases), juga antara lain: send one's a line, give a ring, dsb. (disebut Idiom) dimana idiom tersebut terbentuk atas gabungan kata kerja (verb) dan kata benda.
Secara garis besar, Idiom adalah Ungkapan yang memiliki arti yang berbeda dengan aslinya, baik disusun dari kata kerja + benda maupun kata-kata lainnya, misalnya: antara kata benda dengan kata benda, contoh: cats and dogs (yang dapat diterjemahkan sebagai: "hujan deras). Jadi Idiom berbeda dengan phrase walaupun unsur pembentukkannya berasal dari 2 buah kata atau lebih.
    C.    Posisi dan Kedudukan Phrase Dalam Sebuah Kalimat
Phrase tidak dapat berdiri sendiri. Artinya, sebuah phrase bersifat dependent atau ketergantungan, yakni, harus merupakan bagian dari sebuah kalimat utuh. Phrase dapat ditempatkan didepan Verb atau sebagai Subject dalam sebuah kalimat, juga dapat berkedudukan sebagai Object dan sebuah kalimat.
Contoh Noun phrase dalam sebuah kalimat:
The old man entered the room.
(Old man bersama article /the/ berkedudukan sebagai subject dalam kalimat tersebut).
He told the old man information.
(Old man bersama article /the/ berkedudukan sebagai Indirect Object - Object-tak-langsung - dalam kalimat tersebut)
I love the old man.
(Old man bersama article /the/ berkedudukan sebagai Object dari verb /love/ dalam kalimat tersebut.
We work for a great company.
(Great Company bersama article /a/ berkedudukan sebagai Complement - Pelengkap - dalam kalimat tersebut)
Berdasarkan contoh-contoh phrase dalam kalimat diatas, dapat disimpulkan bahwa kedudukan Phrase dalam sebuah kalimat adalah:
  1. Sebagai Subject (pelaku utama atau the doer)
  2. Sebagai Object (baik Indirect Object maupun Direct Object)
  3. Sebagai Complement (atau, pelengkap)


    D. Phrases VS Sentence
Seperti bahasan awal dalam halaman ini, prase berbeda dengan kalimat. Oleh karena:
Phrase (Prase) -> Tidak terdiri dari Subject dan Verb, sedangkan
Sentence (Kalimat) -> Wajib terdiri dari sebuah Subject dan sebuah Verb.
Ketentuan diatas ini merupakan hal yang pokok agar kita dapat membedakan mana phrase dan mana sentence. Keduanya memiliki fungsi dan kedudukan berbeda - bahkan, phrase merupakan bagian dari sebuah kalimat. Dengan kata lain, tanpa phrase kita dapat meletakkan satu buah unit kata sebagai unsur pembentuk kalimat, baik kata itu berbentuk pronoun (kata ganti) maupun noun (kata benda) itu sendiri.
Contoh:
She is beautiful. (Dia cantik).
(/She/ adalah pronoun dan berkedudukan sebagai subject didalam pembentukkan kalimat tersebut)
The pretty woman is my wife
(Perempuan cantik itu adalah istriku).

Keterangan:

Dalam kalimat ini, pretty woman adalah noun phrase dan juga berkedudukan sebagai subject dalam pembentukkan kalimat tersebut.
Intinya, sebuah kalimat berbeda dengan sebuah phrase. Justru phrase adalah unsur pembentuk kalimat. Disini bisa lebih jelas betapa phrase membutuhkan unsur lain agar dapat digunakan dalam sebuah konteks (misalnya kalimat), tanpa unsur lain, maka phrase tidak dapat berdiri sendiri.

Pengertian dan Jenis-Jenis Clause dalam Bahasa Inggris



By Nurti Ningsih
Pengertian dan Jenis-Jenis Clause dalam Bahasa Inggris
Clause dalam bahasa Inggris menjadi topik pelajaran grammar yang paling penting untk disimak ketika belajar bahasa Inggris kita sudak masuk vase kalimat kompleks. Berbicara tentang klosa (clause) dalam pelajaran bahasa Inggris berarti kita berbicara tentang complex sentence, dimana suatu kalimat yang terdiri dari beberapa kalimat kecil didalamnya. Kalimat-kalimat kecil ini kemudian kita sebut sebagai clause (klosa)
Dilihat dari statusnya pada kalimat, clause dalam bahasa Inggris dibedakan menjadi 2 macam,; yaitu Independent Clause dan Dependent clause. Clause pertama disebut “independent ” karena kalimat kecil ini sudah mampu berdiri sendri dalam artian sudah memenuhi sarat dasar sebuah kalimat yaitu adanya Subject, Predicate dan sudah mempunyai pemaknahan yang lengkap.  Dependent Clause ini kemudian dianggap sama dengan “sentence”.
Contoh clause bahasa Inggris
Sedangkan clause yang kedua disebut sebagai “dependent” karena kalimat kecil ini harus melekat pada kalimat yang lain guna memenuhi syarat dasar adanya Subject dan predicate dan ketidaklengkapan maknanya.
Dependent clause biar berfungsi sempurna alias mempunyai makana yang komplit harus melekat pada clause yang lain. Dilhat dari fungsi dan kedudukannya, Dependent Clause dibedakan menjadi 3 macam clause utama, yaitu Noun Clause, Adjective Clause, dan Adverb Clause. Berikut adalah masing masin pembhasan dan contoh singkatnya.
Jenis Clause Bahasa Inggris dan Contohnya
1.      Noun Clause as Subject
Bebicara Noun Clause berarti kita harus mengingat kembali fungsi Noun dalam suatu kalimat. Sebagaimana banyak dinyatakan dalam pelajaran grammar dan structure bahasa Inggris, Noun adalah salah satu parts of speech yang mempunyai fungsi dan kedudukan sebagai Subject atau Object. Untuk itu kesimpulan sederhanananya, Noun Clause As Subject adalah sebuah Dependent Clause yang berfungsi dan berkedudukan sebagai Subject dalam keseluruahan kalimat komplek tersebut. Untuk lebih jelasnya, lihat beberapa contoh tersebut!
What they did with the treasure remains a mystery.
Whatever you want for dessert is fine with me.
That you should feel this way about her came as a great surprise to us.
3        klosa yang dicetak tebal adalah contoh Noun Clause As Subject

2.      Noun Clause as Object  
Diatas telah disampaikan bahwa Noun pasti berkedudukan sebagi Subject atau Object. Ketika Dependent Clause itu berfungsi sebagai Object dari keseluruhan kalimat komplek tersebut, maka Klosa yang demikian disebut sebagai Noun Cluse As Object. Masih bingung? Lihat contoh berikut!
Juan finally revealed what he had done with the money.
Her husband spent whatever she had saved over the years.
I don’t know what I should do next.
Klosa yang dicetak tebal adalah contoh Noun Clause As Object. Pembahasan lebih lanjut kemudian kita juga mengenal istilah Noun Clause as Object Preposition dan Noun Clause as Predicate Nominative. 2 Noun Clause terakhir sebenaranya berasal dari kelompok Noun Clause as Objetc
3.      Adjective Clause
Sebagaimana namanya, adjective Clause akan berfungsi seperti Adjective itu sendiri dimana penggunaaanya adalh sebagai modifier (yang menjelaskan) suatu Noun (kata benda). Dengan begitu Adjective clause adalah dpendent clause yang berfunsi menjelaskan sutua kata benda dalam kerangkah kalimat komplek. Untuk lebih jelasnya, lihat contoh berikut
My brother, who now teaches math in a small college, never liked math in high school.
The Federated Bank, which was founded nearly two centuries ago, folded during the state’s economic crisis.
Klosa yang dicetak tebal adalah contoh Adjecttive Clause.

4.      Adverb clause
Adverb digunakan sebagai penjelas dari kata kerja. Maka Adverb Clause pu digunakan untuk menejelaskan sebuah Verb (kata kerja) dalam struktu kalimat komplek. Mari kita liaht contoh berikut!
The team had fallen behind by ten points before they were able to figure out the opponent’s defense.
Since he started working nights, he doesn’t see much of his kids.
While Josie sat inside watching television, Gladys shoveled the driveway.
Clause bahasa inggris  yang dicetak tebal adalah contoh Adverb Clause. Umumnya klosa jenis ini akan menjelasakan verb (kata kerja)  dari sisi waktu (time), tempat (place), dan cara (manner). Klosa yang dicetak tebal adalah contoh Adverb Clause. Umumnya klosa jenis ini akan menjelasakan Kata Kerja  dari sisi waktu (time), tempat (place), dan cara (manner).

By Nurti Ningsih